Kilas Balik Restrukturisasi Program RICAN

www.jss3-id.com | Kilas Balik Restrukturisasi Program RICAN
Saya ingin membahas kembali hal-hal kebelakang, mengenai perjalanan program Rican, khususnya kemunculan RicanAdFunds (RAF). Saya coba seringkas mungkin karena jika diceritakan semua akan membutuhkan banyak halaman…
Sebagai member Indonnesia pertama yang bergabung di program RAF, dimana RAF diterbitkan 1 bulan setelah program sebelumnya (IsmadsIncome) beroperasi, saya sempat bertanya pada Richard sebagai owner :”kenapa membuat program baru padahal program lama baru berjalan 1 bulan dan nampaknya baik-baik saja ?”

 

Saat itu Richard menjawab bahwa dia melihat perkembangan Ismads belum sesuai dengan yang diharapkan dan dia menganalisa bahwa pada saat itu profit share yang “disukai” oleh banyak peminat BO adalah 2%/hari atau lebih, sehingga IsmadsIncome (IsmAI) kurang diminati dan belum memuaskan. Apalagi saat itu AVO sedang booming sekali, begitu juga dengan program-program HYIP lainnya yang menawarkan profit harian 3% – 7% / hari.
Benar sekali analisa Richard saat itu .. terbukti RAF telah mendatangkan member yang jauh lebih pesat dibanding Ismads. Akan tetapi celakanya bahwa member Ismads banyak yang menahan profitnya untuk kemudian diwithdraw dan dibelanjakan di RAF. Saat itu komisi referral saya di ismadsincome menurun drastis mendekati nol karena dari sekitar 100 referral, hanya sekitar 50 yang telah melakukan investasi dan kemudian hanya sekitar 10 orang saja yang tetap melakukan repurchase.
Memang benar bahwa Rican mempunyai business plan yang jauh kedepan. Mottonya adalah “menyediakan” sumber pendapatan selama mungkin bagi orang banyak. Rican Company telah dirancang melalui 7 kelompok usaha. (lihat kembali artikel mengenai Rican Professional Network). Proyeksi pengembangannya adalah sampai tahun 2015. Berarti member RAF / Ismads bisa berharap terus bersama kedua program itu paling tidak sampai tahun 2015. Ini sangat menakjubkan.
Akan tetapi dibalik itu semua, sebenarnya saya sedikit memendam rasa khawatir terhadap perkembangan RAF. Perkembangan member RAF yang begitu pesat menurut saya saat itu akan membuat kondisi over balance dari Rican akan lebih cepat tercapai. Bagaimanapun juga pengembangan usaha Rican yang non-BO tidak akan mengalami percepatan seperti itu. Lantas bagaimana Rican akan menyikapinya jika hal itu terjadi ? Saat itu saya hanya bisa memegang janji dari sang owner bahwa Rican akan terus berlanjut sesuai cita-citanya. Artinya jika perusahaan sudah mulai masuk pada titik kondisi merugi, tentu akan ada perubahan skema bisnis, terutama dari kedua program BO ini. Dan yang saya bayangkan saat itu adalah : RAF AKAN MELEBUR DENGAN ISMADS dengan skema kembali seperti ISMADS.
ERA UJIAN PERTAMA BAGI RICAN
Ujian pertama bagi Rican terjadi sekitar akhir bulan Nopember atau awal Desember saat RAF baru beroperasi sekitar 2 bulan. Saat itu terjadi serangan hacker (komunitas hacker menyebutnya sebagai cracker = hacker pencuri). Serangan ini awalnya masuk melalui program Ismadsincome. Hacker tersebut berhasil masuk ke sistem server dan mengacaukan script-script tertentu sehingga mengacaukan sistem transaksi maupun kememberan. Saya tidak tahu berapa transaksi yang menyimpang saat itu, beberapa member Indonesia melaporkan bahwa kiriman withdrawal nya tidak sampai ke akun processornya (kebanyakan melalui Liberty Reserve) yang akhirnya owner mengganti kembali pembayarannya (sebagian ada yang diganti dengan sejumlah ad pack). Beberapa akun member juga kena hacked, termasuk akun beberapa member senior di Rican. Hanya karena hubungan owner dan member yang terbuka sehingga akun-akun member tersebut dengan “mudah” bisa dikembalikan kepada pemiliknya.
Saya tahu dari pembicaraan dengan Richard bahwa sang hacker meminta uang “jaminan keamanan” supaya server Rican tidak diganggu. Saya tahu kemudian bahwa Richard membayar sejumlah uang kepada member tersebut, tapi jumlah pastinya saya tidak diberitahu. Saya sudah peringatkan Richard untuk tidak melayani ancaman hacker tersebut karena ada kemungkinan suatu saat mereka akan kembali mengganggu.
Ternyata benar …. kejadian itu berulang kembali pada bulan Februari, tapi saat itu keterbukaan Richard mulai berubah …. saya tidak sebebas sebelumnya melakukan pembicaraan dengannya. Tapi yang saya tahu, beberapa transaksi withdrawal telah nyasar ke akun yang bukan semestinya. Kemudian saya mendengar lagi ada beberapa akun yang jumlah ad packnya tiba-tiba melambung melalui proses purchase / repurchase yang tidak disertai dengan penambahan dana ataupun pengurangan balance. Saat itu beberapa akun member mulai kembali rawan.
Saya masih ingat ada salah satu hacker (mungkin ini hacker yang bekerja secara individual) yang mencoba mengambil alih beberapa akun dengan cara membuat laporan hacking palsu kepada admin. Kebetulan saat itu juga saya membuat laporan yang sama untuk akun tersebut. Akhirnya hacker tersebut, karena mungkin kalah argumentasi dengan laporan saya, mengubah akun skypenya menjadi “RAF THIEF” dan mengancam akan terus merusak akun-akun member.
Dari 2 kejadian ini Rican mengalami kerugian besar, bukan hanya dari sisi financial secara langsung, tapi lebih dari itu, gangguan terhadap sistem membuat konsentrasi bisnisnya banyak terganggu. Terbukti dengan rencana pengembangan bisnis di Filipina menjadi tertunda (mungkin juga sementara dibatalkan), padahal kita tahu bahwa Richard sudah melakukan orientasi pengembangan langsung di Filipina selama 4 hari, dimana rencananya cabang usaha tersebut akan launching pada bulan Maret 2013 dan akan dilanjutkan dengan orientasi pengembangannya di Indonesia.
Dengan kejadian ini, kemudian Rican memutuskan untuk menggunakan security question and answer sebagai password lapis kedua.Kemudian, atas dasar bahwa bisnis Rican dikembangkan dengan tujuan kontinuitas yang tentunya memerlukan legalitas perusahan yang lebih baik, Rican dihadapkan pada persoalan hukum Anti Money Laundering (ATM) dan pajak (hukum pajak dan anti pencucian uang di Inggris dan negara-negara Barat sangat ketat). Untuk memenuhi kepatuhan hukum itu, kemudian Rican harus menyediakan apa yang disebut sebagai “Know Your Customer” (=Kenali pelanggan anda). Oleh karena itu Rican memutuskan untuk mewajibkan semua member mengirimkan data pribadi sebagai proses verifikasi / validasi kepemilikan akun. Secara cerdas, Rican memadukan “kewajiban” ini dengan program peningkatan keamanan (security) akun member, yaitu dengan menerbitkan “MAGIC CODE”. Tanpa ada syarat magic code ini tentu saja banyak member akan mengabaikannya. Secara cerdas juga Rican memadukannya dengan aktivasi Ism Wallet sebagai alat transfer balance antar program Rican, begitu pula dengan penggunaan Ismmagic sebagai mediator semua proses tersebut.
Magic Code (kode sihir) benar-benar sebagai alat sihir. Dengan adanya Magic Code yang hanya diketahui oleh pemegang akun dan sama sekali tidak tersimpan di server dan adanya dokumen verifikasi, pergerakan pengambil alihan akun member oleh hacker sudah hampir pasti tidak menjadi masalah berat dapat proses pengambilalihannya kembali. Hanya karena masih adanya kendala di kesesuaian sistem antara server dan komputer pengguna, proses pembuatan magic code dari beberapa member menemui masalah yang cukup menyulitkan.
MASALAH SISTEM ATAU FINANSIAL ??
Setelah 2 kejadian tersebut di atas, Rican mulai harus melakukan maintenance besar pertama, yaitu beberapa hari (kalau tidak salah ingat selama 5 hari di bulan Februari akhir, tepatnya tgl 21-26) yang pada saat itu maintenance lebih terkait dengan penyesuaian script API dari Liberty Reserve (LR) yang kemudian terjadi lagi beberapa masalah dalam proses transaksi melalui LR yang dilakukan dengan metoda MassPay (pengiriman massal). Hal ini juga cukup menguras tenaga dan waktu, dan tentu saja biaya operasional tambahan. Biaya langsung tentu saja “tidak terlalu besar”, tapi justru biaya tidak langsung jika dihitung pastilah besar. Baru berlangsung beberapa hari, proses pembayaran mulai tersendat lagi pada tanggal 5 Maret 2013 sampai tulisan ini disusun.
Apa itu biaya tidak langsung ? Dalam perhitungan ekonomi perusahaan (jika anda seorang yang mengerti ilmu ekonomi), kerugian perusahaan juga termasuk biaya, karena hal itu harus digantikan dalam masa yang akan datang. Kerugian apa yang diderita Rican ? Secara langsung, kerugian pertama dari Rican adalah berkurangnya pay in karena dalam kondisi bermasalah, banyak member baru yang menahan pembelanjaan ad packnya. Begitu pula dengan penambahan member dan investasi baru. Diluar program BO nya, kesempatan Rican untuk mengembangkan pendapatannya dari perusahaan2 pendukungnya juga akan terganggu. Sementara itu beban pembayaran Rican terhadap member terus membengkak berlipat-lipat, walaupun perhitungan komisi referral sudah diturunkan dari total 15% menjadi 9% saja untuk RAF dan dari 10% menjadi 7% untuk Ismadsincome.
Dalam hal ini pernah terlontar kalimat dari Richard :”You must realized that we have almost zero income from these program for the last 2 months” (Anda harus menyadari bahwa kami hampir tidak menerima pemasukan  sama sekali dari kedua program ini selama 2 bulan terakhir). “But we will not stop and will continue this bisnis”.
Dalam kondisi seperti ini, beberapakali baik Richard maupun Russell selalu membantah bahwa kendala macetnya pembayaran bukan karena uangnya tidak cukup, tapi lebih disebabkan dukungan sistem yang buruk. Beberapa kejadian miss payment dimana transfer yang dilakukan tidak sampai kepada rekening member terutama pada rekening LR (Liberty Reserve), menjadikan Rican ragu untuk melakukan pembayaran dalam jumlah besar. Oleh karena itu mereka masih berusaha membayar withdraw dengan jumlah yang kecil, sementara mereka masih mengutak-atik sistem agar lebih aman dalam melakukan transaksi besar. Jelas mereka tidak mau kehilangan dana lebih banyak lagi.
ERA UJIAN KEDUA BAGI RICAN
Pada tangal 24 Mei 2013 kita digemparkan oleh berita jatuhnya LR seiring dengan tertangkapnya “pemilik” LR, yaitu Budovsky atas kasus pencucian uang / money laundry (baca kembali beritanya di https://www.jss3-id.com/2013/05/liberty-reserve-lr-scam.html). Sehari sebelumnya LR memang dalam keadaan shutdown, tidak bisa diakses oleh kebanyakan negara. Berbagai issue mengenai LR terus berlanjut, banyak juga yang mengatakan bahwa LR telah diserang hacker / DDOS, tapi akhirnya menjadi jelas bahwa LR sudah dalam kendali FBI.
Dari kejadian ini, banyak BO yang menggunakan LR telah kehilangan depositnya yang pasti tidak sedikit jumlahnya, termasuk juga Rican. Setelah melakukan penyidikan lebih lanjut, akhirnya Rican harus membuat keputusan yang drastis. Klausul “PROFIT SHARING” yang disepakati dalam Term of Services (TOS) maupun FAQ akhirnya harus digunakan guna menyelamatkan bisnis.
Kemudian Rican juga memutuskan bukan hanya mengeluarkan LR dalam skema pembayarannya, tapi juga PM (Perfect Money) yang juga dikabarkan telah berada dalam pengawasan FBI. Penggunaan payment processor lainnya, yaitu STP dan Egopay, juga bersifat sementara, dimana Rican akan menggantinya secara total dengan menggunakan MasterCard Prepaid Card.
RESTRUKTURISASI
Restrukturisasi keuangan dalam sebuah perusahaan sudah biasa dilakukan. Mereka bertujuan untuk menata kembali efisiensi dan efektifitas usaha. Pada umumnya restrukturisasi bertujuan untuk penghematan biaya dengan memangkas anggaran belanja rutin. Dalam perusahaan offline, kadang dibarengi dengan PHK beberapa karyawan yang dalam posisi tidak efektif bagi keberlanjutan perusahaan agar karyawan lain yang masih efektif masih bisa mendapatkan insentif yang baik. Dalam perusahaan investasi, restrukturisasi biasanya diikuti dengan penurunan bagi keuntungan (profit sharing) atau deviden, bahkan bisa juga sampai pada pemotongan nilai kapital / modal.
Di bagian atas sudah dijelaskan bahwa kemacetan pembayaran dari Rican sudah mulai berlangsung sejak tanggal 5 Maret 2013, walaupun beberapa permintaan withdrawal masih ada yang dibayar. Setelah itu Rican praktis tidak menerima pemasukan langsung dari kedua programnya, karena semua member menahan diri untuk melakukan pembelian langsung (external piurchase) dan hanya melakukan repurchase (internal purchase) menggunakan dana yang ada di balance masing-masing. Sedangkan penambahan member baru juga praktis tidak ada. Hal ini tentu saja menambah beban pembayaran yang semakin besar bagi perusahaan. Sementara dana yang masih tersimpan dalam rekening LR sudah dapat dipastikan akan hilang selamanya.
Demi keberlangsungan bisnisnya, Rican harus membuat keputusan drastis secara cepat. Maka disusunlah skema restrukturisasi yang bisa menyelamatkan perusahaan tapi sekaligus tidak merugikan member secara nyata. Tanggal 31 Maret dijadikan sebagai Starting Point bagi perhitungan kembali finansial Rican.
Kenapa tangal 31 Maret ?
Rican tentu saja harus mempertimbangkan keseimbangan antara kondisi perusahaannya dengan kondisi member. Waktu tunggu dari member selama 3 bulan masih terbayar oleh earning selama bulan Maret walaupun sejak tanggal 5 Maret praktis hampir tidak ada investasi baru yang masuk ke Rican. Jadi, member masih mendapatkan profit hariannya selama 3 minggu di bulan Maret tersebut.
Saya ingin memberi contoh pada kasus kondisi akun saya sendiri. Seingat saya …jumlah posisi aktif saya di awal Maret adalah sekitar 550 ad packs dan di akhir Maret sekitar 700. Biasanya saya secara rutin melakukan repurchase sebanyak 5 ad pack sehari, tapi karena jumlah wd maksimum sudah terpenuhi, sebagian besar sisa balance saya belanjakan kembali / repurchase, sehingga dalam waktu sebulan, posisi saya naik sebanyak 100 posisi lebih.
Karena proses pembayaran masih belum terlaksana, akhirnya unpaid balance saya menumpuk banyak sekali yang akhirnya saya repurchase lagi dalam jumlah yang besar, sehingga selama bulan April, Mei, dan Juni saya melakukan repurchase hampir sebanyak 2000 posisi (hampir senilai $30,000). Daily profit saya juga naik secara drastis dari rata-rata $200/hari + sekitar $200/hari dari komisi referral menjadi $750/hari + sekitar $200/hari dari komisi referral. JELAS BAHWA INI AKAN MENJADI BEBAN YANG SANGAT BESAR BAGI PERUSAHAAN DI MASA YANG AKAN DATANG. Jika pembayaran lancar, tentu saja kenaikan jumlah ad pack aktif saya tidak akan sedrastis itu, kemungkinan besar hanya sampai 1000 posisi di akhir Juni.
APAKAH RESTRUKTURISASI MERUGIKAN MEMBER ?
Jawabannya adalah pasti …. tidak ada member yang benar-benar dirugikan, karena member hanya kehilangan haknya dari proses repurchase saja, tidak dari investasi langsung melalui payment processor (modalnya). Mari kita simak resume keputusan Rican dalam skema restrukturisasinya :
www.jss3-id.com | Resume Perubahan RAF ke ISMAI
Dari resume keputusan restrukturisasi di atas jelas sekali bahwa tidak ada seorang member pun yang akan kehilangan modalnya.
APA KEUNTUNGAN DARI RESTRUKTURISASI ?
Marilah kita membangun harapan yang besar dengan program Rican untuk masa yang lebih panjang, karena beberapa hal di bawah ini akan sangat mungkin terjadi :
  • Beban Rican dalam pembayaran sudah jauh berkurang, sehingga mulai 1 Juli 2013 kita bisa berharap banyak untuk menerima pembayaran lebih lancar lagi.
  • Rican akan bisa bernafas lega dan mempunyai banyak kesempatan kembali untuk mengembangkan bisnisnya.
  • Dengan profit sharing sebesar 1.5% perhari selama 100 hari, member masih punya kesempatan besar untuk mengembangkan investasinya dari profit yang didapatkan. Member masih punya harapan sebesar 33 hari kerja untuk mengembangkan investasinya setelah memperoleh BEP (kembali modal pokok) selama 67 hari pertama.
  • Penggunaa Prepaid Card akan memudahkan member dalam memanfaatkan hasil profit sharingnya, apalagi mengingat kurs nilai tukarnya mengikuti kurs bank resmi, walaupun ada biaya yang harus dikeluarkan dalam proses transaksinya. Prepaid Card juga akan menjadi sumber pendapatan lain bagi Rican.
  • Rican akan mendapatkan kembali kepercayaan publik online, sehingga penambahan member baru akan mulai berkembang lagi. Begitu juga dengan kepercayaan member lama dalam menambah investasi baru di Rican.
  • Member akan mempunyai kesempatannya kembali dalam menambah pendapatannya melalui sistem referral karena dengan 30.000 member saat ini, peluang mendapatkan referral masih terbuka lebar. (bandingkan dengan member PC-ProfitClicking yang telah mencapai hampir 2 juta member).
  • Jika proses restrukturisasi Rican ini berhasil dengan baik, bukan tidak mungkin akan menjadi contoh bagi Bisnis Online lainnya, sehingga kita sebagai pelaku BO akan mempunyai alternatif investasi yang baik yang lebih banyak. (Ingat bahwa kedekatan kontak antara owner dan member yang telah dilakukan Rican sudah menjadi trend bagi BO lainnya, walaupun tidak sedikit owner yang melakukannya hanya untuk meyakinkan maksud penipuannya).
*Semoga program Rican akan bersama kita dalam waktu yang cukup lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DISCLAIMER: 'jss3-id.com' does not own or promote any programs listed here. The information provided here is for your own use. Some programs, investments or any listings here may be illegal depending on your country's laws. We are does not recommend you spend what you cannot afford to lose.
My Ping in TotalPing.com
advertise
advertise
advertise
advertise